Dunia, Teheran - Wakil Menteri Dalam Negeri Iran Urusan Keamanan, Hossein Zolfaqari, mengatakan pemilihan umum Iran hari ini, Jumat, 19 Mei 2017, yakin berjalan aman. "Sejak persiapan hingga hari pencobloson tidak ada masalah keamanan," kata Hossein Zolfaqari, pada acara jumpa pers di Teheran, Kamis, 18 Mei 2017.

Zolfaqari mengatakan, sejak periode kampanye hingga saat pemungutan suara semuanya berjalan lancar.  Dia berharap situasi kondusif ini berlangung terus hingga selesai pengumuman hasil pemilihan umum.

Baca: Hasil Pemilu Iran Diumumkan Secara Bertahap

Pada acara jumpa perse itu, Zolfaqari juga berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh hasil pemilu yang belum diumumkan secara resmi. "Pengumuman pemilihan umum akan disampaikan oleh pemerintah. Satu-satu sumber hasil pemilu adalah Kementerian Dalam Negeri," ucap Zolfaqari.

Pemerintah, kata Zolfaqari, melarang penyampaian prediksi hasil pemilu dari kubu calon presiden. Apalagi ada klaim kemenangan atau merayakan kemenangan sebelum ada pengumuman resmi hasil penghitungan suara.

Untuk menjaga keamanan, dewan kota dan desa, dan Kementerian Dalam Negeri Iran melibatkan 1,5 juta pasukan keamanan dan pemantau. Mereka terdiri dari kepolisian dan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) serta Basij.

Berdasarkan hasil jajak pendapat menjelang pemilihan, calon inkumben Presiden Hassan Rouhani diprediksi bakal menang. Menurut laporan Al-Monitor, survei yang dilakukan pada 7-8 Mei 2017 oleh Iranian Students Polling Agency memperlihatkan Rouhani meraih 42 persen suara. Kemudian disusul ulama populer Ebrahim Raisi mendapatkan 27 persen, lalu Wali Kota Teheran Mohammad Bagher Ghalibaf di angka 25 persen.

TASNIM | CHOIRUL AMINUDDIN