Tekno, Melbourne - Seorang wanita Australia yang wajah, tangan dan rambutnya terbakar saat headphone Beat miliknya meledak di pesawat tidak akan diberi kompensasi oleh Apple karena perusahaan itu mengklaim kesalahan akibat menggunakan baterai pihak ketiga.

Wanita yang ingin tetap anonim itu sedang tidur siang dalam penerbangan dari Beijing ke Melbourne pada bulan Februari saat dia terbangun oleh suara ledakan dan sensasi terbakar di wajahnya.

Baca: Tidur di Pesawat, Wajah Wanita Ini Terbakar Ledakan Ponsel

"Penyelidikan kami menunjukkan bahwa masalah ini disebabkan oleh baterai pihak ketiga," kata seorang perwakilan Apple dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh pengacara wanita tersebut pada hari Jumat, 19 Mei 2017, sebagaimana dikutip Adelaidenow.

Wanita yang wajah, tangan dan rambutnya terbakar itu telah berusaha mendapatkan penggantian untuk menukar headphone dan beberapa barang dari pakaian yang rusak.
Dia mengatakan bahwa dia membeli headphone duty-free pada tahun 2014 dan baterai AAA di Australia. Wanita itu mengatakan dirinya sangat kecewa dengan keputusan Apple.

"Headphone tidak bekerja tanpa baterai, namun tidak ada di headphone itu - atau kemasannya – yang menyebutkan merek baterai mana yang harus digunakan," katanya dalam sebuah pernyataan.

Setelah insiden di udara itu, regulator keselamatan penerbangan nasional mengeluarkan peringatan kepada penumpang tentang perangkat bertenaga baterai.

"Baterai harus disimpan di tempat penyimpanan yang disetujui, kecuali jika digunakan," ujar Biro Keselamatan Transportasi Australia pada bulan Maret.

ENGADGET | ADELAIDENOW | ERWIN Z